Gelar Rakerda di Kepanjen, Golkar Kabupaten Malang Mantapkan Konsolidasi dan Bidik Pemilih Muda
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufti, didampingi jajaran DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, memberi selamat PK Partai Golkar usai dikukuhkan, di Kepanjen, Minggu (30/8/2026). (Foto: Amin/TIMES Indonesia)

Gelar Rakerda di Kepanjen, Golkar Kabupaten Malang Mantapkan Konsolidasi dan Bidik Pemilih Muda

DPD Partai Golkar Kabupaten Malang menggelar Rakerda di Kepanjen. Ali Mufti tekankan konsolidasi internal dan bidik potensi pemilih muda.

,Minggu 30 Agustus 2026, 14:46 WIB
360
K
Khoirul Amin

MALANGDPD Partai Golkar Kabupaten Malang menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (30/8/2026). Rakerda ini menjadi momentum konsolidasi struktur kader partai dalam menghadapi dinamika serta tantangan politik ke depan.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufti, menyatakan bahwa konsolidasi struktur partai harus dimantapkan di seluruh tingkatan untuk memperkuat performa seluruh jajaran kader.

"Partai adalah lembaga yang harus mendapat dukungan rakyat. Agar disukai masyarakat, partai harus solid dan kompak. Jika performa partai baik, masyarakat akan bersimpatik. Sebaliknya, jika internal tidak kompak, masyarakat akan menjauh. Maka, soliditas internal adalah yang utama," ujar Ali Mufti usai pembukaan Rakerda.

Selain memperkuat internal, Ali Mufti meminta seluruh kader untuk konsisten hadir di tengah-tengah masyarakat.

"Kader harus hadir di tengah masyarakat agar dapat memotret dan memahami persoalan yang ada. Pemahaman tersebut nantinya menjadi panduan bagi partai dalam menentukan arah kebijakan daerah," tegasnya.

Secara khusus, ia menekankan pentingnya peningkatan performa kepengurusan. Pimpinan dan kader partai dituntut menampilkan citra serta profil yang positif di publik.

"Pimpinan partai harus mampu berperan sebagai public relation yang dapat menerima masukan serta membangun komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat," pesannya.

Ali Mufti menambahkan, meski basis pemilih loyal Partai Golkar sudah terbangun, upaya ekspansi tetap harus dilakukan. Potensi strategis yang disasar adalah kelompok pemilih perempuan dan generasi muda.

Ia pun berpesan agar para kader berupaya memperkuat empati serta simpati anak muda terhadap kebijakan politik, khususnya program-program Partai Golkar. Terlebih, potensi pemilih pemula dari kalangan muda di Indonesia diproyeksikan terus meningkat.

"Tantangan terbesar kita ke depan adalah keberadaan populasi anak muda yang sangat besar. Jumlahnya diproyeksikan mencapai 73 juta jiwa pada 2027 dan hingga 75 juta jiwa pada 2029. Ini potensi yang harus kita rekrut dengan membangun kesadaran politik serta melibatkan mereka dalam berbagai aktivitas Partai Golkar," pungkas Ali Mufti. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Khoirul Amin
|
Editor:Deasy Mayasari